Apa dibalik Upacara Adat batak ? Generasi ini harus Tahu !

Saat Kita memiliki Roh kudus. Kita akan bisa membedakan roh, tahu mana yg baik dan yang berkenan serta yang sempurna.  kita akan peka dan  bisa mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan.

1 Petrus 1:18-19

sebab kamu tahu, sebab kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu bukan dari barang yang fana bukan pula dengan perak dan emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Saat kita mengetahui  kebenaran tetapi tidak mau melakukannya adalah DOSA !!. . Banyak Orang Batak sulit Melakukan kebenaran,  walaupun memiliki jabatan tinggi, orang kaya sekalipun, bahkan pendeta Gereja terlibat dan berdoa membuka acara ritual adat, sehingga yang tidak mengerti mengganggap hal itu baik, pendeta terbelenggu, dan  tidak bisa  terlepas dari segala ikatan adat istiadat bangso batak. Orang yang tidak melakukan adat akan dikucilkan, dan sering kita mendengar ucapan lebih baik disebut tidak bertuhan daripada tidak beradat.

Upacara Adat batak

Bagi orang batak upacara adat Batak mempunyai posisi paling penting dibandingkan ibadah gereja. Coba teman teman perhatikan saat melakukan Ritual upacara adat batak, saat melihat acara pemberkatan nikah gereja belum sempurna kalau tidak melakukan acara adat, dan coba perhatikan orang-orang yang terlibat di acara ritual upacara adat batak, mereka  sangat serius mengikuti dari awal sampai akhir, tetapi saat ibadah gereja banyak orang batak yang fanatik adat,  saya lihat tidak terlalu antusias, bernyanyi bertepuk tangan saja tangannya tidak semangat, tapi saat menari tortor sangat penuh penghayatan dengan Gerakan badan dan tangan sangat antusias.. ANEH.

Dari sejak dari dalam kandungan, lahir dan kematian, bangso batak tidak lepas dari segala ritual ibadah / upacara adat batak, hal yang terlihat kasat mata marak hingga hari ini, contohnya upacara  mangongkal holi, pemindahan tulang belulang leluhur dan kemudian membangun tugu yang tinggi dan megah, biaya yang dikeluarkan untuk acara ini sangat besar, inilah cara menghormati nenek moyang dan meminta berkat supaya keturunan berhasil dalam hidupnya, Hasangapon( kemuliaan), hamoraon ( kekayaan), hagabeon ( keturunan).

Orang batak yang hidup dalam setiap aturan adat ini menjadi miskin Rohani dan jasmani. Setiap upacara adat batak banyak biaya yang harus disiapkan, orang batak sering berhutang untuk bisa melaksanakan adat, diperbudak dan ini sangat memprihatinkan. Ada roh jahat yang bekerja dibalik semua tradisi adat istiadat orang batak. Banyak hal kelihatan baik akan tetapi semua dibalut dengan aturan dan nilai yang mendukakan hati dan tidak memuliakan nama Tuhan.

Tahu kenapa Yesus disalibkan ?, Padahal Yesus itu tidak mempunyai kesalahan dan DOSA. Jawabannya salah satu karena Yesus menentang segala  bentuk adat istiadat Bangsa Yahudi.

Markus 7: 6-8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari padaKU. Percuma mereka beribadah kepadaKU, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada ADAT istiadat manusia.

Kita akan kupas tuntas  semua hal yang terkait dalam upacara adat batak, Apa itu makna Dalihan Natolu, serta perlengkapan ibadah yang harus disiapkan seperti kain  ulos yang selalu harus ada disetiap acara, tarian tortor, gondang batak, makanan yang dipersembahkan (tudu tudu sipanganon ) dan Umpasa, doa nasehat dan makna lainnya.

Hari ini orang batak masih melakukan upacara adat batak ini yang sepertinya baik, tidak menyembah Berhala, tidak ada patung, atau memberikan sesajen seperti masa hasipebeguon kepada DEWA sembahan yaitu Debata ompu mulajadi Nabolon. Hari ini dengan cara yang sepertinya tidak bertentangan dengan firman Tuhan, sepertinya acara adat ada hubungan kasih persaudaraan yang semakin erat. Padahal kalau diperhatikan hubungan persaudaraan orang batak dalam upacara adat batak hanya kasih timbal balik /  mengambil keuntungan.  Sangat berbeda dengan kasih Yesus, kasih yang rela berkorban, kasih tanpa syarat. Saat saya mengalami kesulitan hidup, yang pertama menolong saya tanpa pamrih bukan keluarga orang batak, malah orang lain yang tidak ada hubungan keluarga, kasih Yesus yang mengikat sehingga bantuan dukungan yang tulus itu nyata dalam adat Kristus.

Tuat ma dolok, martungkongkot sialagundi,

Aha na pinungka ni ompunta na parjolo,

Ima siihuthonon ni angka na parpudi.

( apa yang telah dibuat oleh leluhur kita,)

(Harus diikuti oleh para keturunannya. )

Bentuk  penyembahan kepada Debata saat ini  melalui perwakilan HULA HULA ( sebagai Batara Guru dalam Tatanan Dalihan Na tolu- Tiga batu tungku, nanti akan kita bahas lebih lanjut), semua aturan sepertinya baik,  tapi isinya tipuan iblis yang menyamar sebagai malaikat terang.

Hula hula ini sangat berperan penting dalam adat batak, karena melalui hula hula sebagai perantara semua persembahan sampai kepada Debata. Hula hula adalah representasi dewa yang hidup. Hula Hula akan berperan sebagai pemberi berkat ( pasu pasu sian Debata ) bagi pihak  boru ( penyembah), supaya terhindar dari segala malapetaka, dan hidupnya akan berhasil. Berkat kedua tangan dan Doa Hula hula sangatlah penting, Sejauh ini  Sepertinya semuanya tidak ada yang salah, Budaya yang baik dan perlu dilestarikan, jika teman teman belum memahami saya akan ungkap lebih jauh, sambil berdoalah supaya Tuhan Yesus membuka mata Rohani kalian dan bisa melihat dengan jelas.

Dahulu bangso batak menjadi Kristen, bukan karena bertobat dan memahami karya penebusan Kristus di kayu Salib. Banyak orang batak menjadi Kristen karena waktu Missionaris masuk ke tanah Batak, yang pertama dilayani adalah raja raja batak, otomatis semua keturunan keluarga raja batak akan ikut menjadi Kristen. Waktu itu banyak dilakukan baptisan massal. Walau banyak bangso batak sudah menjadi Kristen, tugas missionaris belum tuntas untuk mengajarkan bangso batak meninggalkan segala bentuk sinkritisme upacara Agamanya orang batak. Hingga hari ini bangso batak masih terikat dan masih melakukan semua ritual adat. Iblis tidak mau melepaskan bangso batak, dengan kuasa palsu iblis bisa memberikan pengalaman gaib, kesembuhan,ilmu pengobatan, kesaktian, perlindungan dan keberhasilan bagi orang batak yang menyembahnya, menyebarkan kuasa roh kematian bagi orang batak yang tidak taat kepadanya.

Doaku generasi muda saat ini bisa memutuskan dengan tegas segala bentuk tradisi upacara adat istiadat batak  yang tidak sesuai dengan Adat Kristus. Yesus Kristus lebih berkuasa dari setiap roh apapun, segala kuasa tunduk dibawah kakinya, oleh darah anak domba segala kutuk dipatahkannya, ada kelepasan, kemerdekaan bagi orang yang percaya kepadaNya

Yesus disalibkan menebus dosaku

Kita bisa berkata mengasihi Tuhan dan hidup taat dan menyembahNya, tetapi hidup kita masih  dengan cara yang diwariskan dari ajaran nenek moyang? sebab Firman Tuhan berkata kita tidak dapat mengabdi kepada 2 tuan. Kamu tidak dapat mengabdi kepada mamon (dunia/ ilah lain) sekaligus kepada Tuhan.

Bagaimana menurut teman teman? Sampai disini paham apa yang saya sampaikan. Bersediakah kita meninggalkan semua ajaran nenek moyang yang sia-sia dan masuk pada terang yang sesungguhnya?

Saya bersyukur waktu dulu mengetahui kebenaran ini, tidak ada ikatan roh agamawi batak, saya terbebas, dan hidup saya banyak mengalami terobosan di dalam Tuhan, berkat jasmani dan Rohani yang Tuhan tambahkan. Terpujilah namaNya yang KUDUS.

Apa kendala teman teman terkait adat batak ? silahkan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar, pembahasan ini akan terus berlanjut, kiranya Tuhan Yesus memberikan hikmat bagi kita sehingga terangnya bercahaya bagi setiap orang batak, khususnya generasi ini. Tidak ada allah lain, hanya Yesuslah Tuhan atas bangso Batak.

BERSAMBUNG…

.

Tinggalkan komentar